News

Dokter Tifa Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi Jika Sidang Berlanjut

Foto : Mary Miller - partaiberita.com

Dokter Tifa Siapkan 2 000 Pertanyaan untuk Jokowi Jika Sidang Berlanjut

Partaiberita.com – Tifauzia Tyassuma, yang lebih dikenal dengan panggilan Dokter Tifa, telah menyelesaikan persiapan mengajukan ribuan pertanyaan kepada Presiden Joko Widodo. Langkah ini diambil jika kasus dugaan fitnah terkait ijazah resmi berlanjut ke tahap persidangan. Jumlah pertanyaan yang disiapkan mencapai lebih dari dua ribu buah, sebuah persiapan yang cukup ambisius untuk memastikan setiap aspek kasus tercover secara komprehensif.

Penyiapan pertanyaan ini tidak dilakukan secara sembarangan. Dokter Tifa dan timnya telah mengumpulkan dan menganalisis 709 dokumen sebagai dasar penyusunan pertanyaan-pertanyaan tersebut. Setiap dokumen ditelaah dengan cermat untuk memastikan pertanyaan yang diajukan relevan dan memiliki dasar bukti yang kuat. Proses ini membutuhkan waktu dan ketelitian tinggi agar tidak ada celah yang terlewatkan.

Posisi Tegas Menolak Restorative Justice

Dalam perkembangan terbaru, Dokter Tifa Siapkan 2 000 Pertanyaan dengan posisi yang semakin tegas. Ia menegaskan bahwa ia tidak akan menempuh jalur restorative justice atau penyelesaian di luar pengadilan untuk kasus ini. Keputusan ini sudah konsisten sejak awal dan tidak mengalami perubahan meskipun ada berbagai upaya mediasi yang ditawarkan.

“Dan berkali-kali juga kami sampaikan menolak RJ. Sebab apa? Tidak ada yang perlu saya mintakan maaf. Karena apa? Bukti-bukti ini, 700 dokumen ini sudah kami pelajari,” jelas Tifa dalam program INTERUPSI di iNews pada Kamis, 23 Juli 2026.

Penolakan terhadap restorative justice ini didasarkan pada keyakinan bahwa bukti-bukti yang ada sudah cukup kuat. Dokter Tifa menilai tidak ada alasan baginya untuk menyampaikan permintaan maaf karena ia merasa tidak melakukan kesalahan apapun. Keyakinan ini diperkuat oleh analisis mendalam terhadap ratusan dokumen yang telah dikumpulkan selama proses penyelidikan.

Konsekuensi bagi Jokowi sebagai Saksi Pelapor

Dengan persiapan 2.000 pertanyaan yang matang, Dokter Tifa Siapkan 2 000 Pertanyaan dengan keyakinan bahwa sidang akan berjalan lancar. Ia juga menyampaikan kekhawatiran bahwa justru Jokowi yang akan menghadapi beban lebih berat jika kasus berlanjut. Sebagai saksi pelapor, Jokowi wajib hadir dalam setiap agenda persidangan yang akan berlangsung.

“Justru saya selalu bilang, ini kalau sampai sidang kasihan Pak Jokowi, kasihan negara ini. Beliau akan bolak-balik untuk hadir selalu pada persidangan karena beliau saksi pelapor, beliau wajib untuk hadir,” ujarnya dengan nada prihatin.

Kehadiran Jokowi yang berulang kali dalam persidangan akan menjadi perhatian publik. Setiap kali ia hadir, pertanyaan-pertanyaan yang telah disiapkan akan diajukan secara berurutan. Hal ini tentu akan memakan waktu dan tenaga, baik bagi Jokowi maupun bagi seluruh pihak yang terlibat dalam proses hukum tersebut.

Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, Dokter Tifa Siapkan 2 000 Pertanyaan menunjukkan keseriusannya dalam mengejar keadilan melalui jalur hukum. Setiap pertanyaan dirancang untuk mengungkap kebenaran dan memastikan bahwa proses persidangan berjalan transparan dan adil bagi semua pihak yang terlibat dalam kasus ini.

Leave a Comment