Important Visit: Edarkan 6 Ribu Butir Obat Keras Ilegal, Pemuda Ditangkap di Tangerang
Important Visit – Pada hari Senin (11/5/2026), dalam operasi yang dilakukan petugas Unit Reskrim Polsek Pakuhaji, Polres Metro Tangerang Kota, seorang pemuda berinisial RM (24) berhasil ditangkap karena terlibat dalam perdagangan obat keras secara ilegal. Pemuda asal Aceh Besar itu ditahan setelah aktivitasnya diungkapkan oleh warga setempat. Berdasarkan laporan masyarakat, petugas melakukan penyelidikan dan menemukan barang bukti berupa ribuan butir pil, uang tunai, serta perangkat elektronik.
Operasi di Kampung Sukawali
Penangkapan terjadi di Kampung Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Operasi ini dianggap penting karena berhasil mengungkap jaringan distribusi obat keras yang beroperasi secara tersembunyi. Petugas melakukan penggeledahan di lokasi setelah menerima informasi tentang pengadaan dan pengedaran obat tanpa izin. RM ditemukan berada di lokasi dengan sikap waspada, yang memicu petugas untuk langsung melakukan tindakan. Hasil penggeledahan menunjukkan keberadaan barang-barang yang digunakan untuk memperdagangkan obat keras.
Konfirmasi Jenis Obat Ilegal
Dari hasil penyitaan, ditemukan 100 butir obat tramadol, 330 butir pil kuning diperkirakan jenis dextro, dan 6.000 butir pil putih yang berupa obat daftar G dengan merek dobel Y. Tramadol dan dextro adalah obat yang memiliki potensi adiksi tinggi, sedangkan dobel Y biasanya digunakan sebagai obat antipiretik atau pereda nyeri. Penggunaan obat-obatan ini tanpa izin menyebabkan risiko kesehatan yang serius bagi masyarakat. Pihak kepolisian menegaskan bahwa barang bukti tersebut akan diperiksa lebih lanjut untuk memastikan keterlibatan RM dalam kegiatan ilegal tersebut.
“Operasi ini merupakan bagian dari Important Visit yang dilakukan oleh petugas untuk menekan penyebaran obat keras di wilayah Tangerang,” jelas AKP Prapto Lasono, Kapolsek Pakuhaji. Ia menambahkan bahwa keberhasilan operasi ini berkat kerja sama masyarakat yang aktif melaporkan aktivitas mencurigakan. Petugas menemukan RM saat sedang berada di lokasi dengan sikap waspada, yang menunjukkan tingkat persiapan jaringan tersebut.
Barang bukti yang disita meliputi uang tunai sebesar Rp290 ribu, satu unit iPhone hitam, dan satu tas selempang. RM serta seluruh barang bukti saat ini disimpan di Polsek Pakuhaji untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih mengejar asal-usul obat-obatan tersebut dan kemungkinan keberadaan jaringan distribusi lainnya. Operasi ini dianggap penting karena menggagalkan peredaran obat yang bisa membahayakan kesehatan publik.
Langkah Hukum Terhadap RM
Tersangka RM dijerat dengan Pasal 435 dan Pasal 436 Ayat (2) UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Pasal 435 mencakup pelanggaran dalam proses distribusi sediaan farmasi tanpa izin, sementara Pasal 436 Ayat (2) berkaitan dengan pelanggaran standar keamanan dalam pengedaran obat. Kedua pasal ini berlaku untuk kasus penyebaran obat keras ilegal yang dilakukan RM. Dalam penjelasannya, polisi menyatakan bahwa tindakan RM melanggar aturan distribusi obat yang telah ditetapkan pemerintah.
Important Visit ini menunjukkan komitmen kepolisian untuk meningkatkan pengawasan terhadap kegiatan ilegal di Tangerang. Penangkapan RM bukan hanya mengungkap aktivitas distribusi obat, tetapi juga memberikan efek jera kepada masyarakat yang mungkin terlibat dalam perdagangan semacam itu. Selain itu, operasi ini diharapkan menjadi contoh dalam pencegahan penggunaan obat keras yang berlebihan, terutama di kalangan remaja dan usia muda.
Kasus penangkapan RM menunjukkan bahwa kepolisian terus berupaya menekan penggunaan obat keras ilegal, terutama di wilayah yang dianggap rawan. Dengan Important Visit sebagai salah satu strategi, pihak berwenang memastikan bahwa penyelidikan berjalan efektif dan transparan. Dalam wawancara dengan media, AKP Prapto Lasono menegaskan bahwa operasi tersebut adalah bagian dari upaya mengamankan wilayah Tangerang dari bahaya penyalahgunaan obat.
Barang bukti yang disita akan diselidiki lebih lanjut untuk mengidentifikasi pelaku lain dalam jaringan tersebut. Kapolsek Pakuhaji juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan melaporkan kegiatan mencurigakan yang berkaitan dengan obat keras. Dengan penegakan hukum yang konsisten, diharapkan keberadaan obat ilegal bisa ditekan, dan kesehatan masyarakat terjaga secara optimal. Important Visit ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pemerintahan dan kewaspadaan bersama dalam mengatasi masalah narkoba di Tangerang.