Peradi Jakpus Ungkap Alasan Memilih Tama S. Langkun sebagai Pemateri Latest Program
Latest Program – Jakarta – Freddy Tua Simatupang, ketua DPC Peradi Jakarta Pusat, menjelaskan bahwa pemilihan Tama S. Langkun sebagai pembicara dalam acara seminar khusus ini didasari oleh pengalaman serta kontribusi beliau dalam dunia hukum dan aktivisme. Seminar yang berjudul ‘Tantangan dan Strategi Perlindungan Hukum bagi Pengacara Publik dalam Menjalankan Tugas Profesi’ digelar pada Jumat (22/5/2026), dengan tujuan mengupas isu-isu terkini terkait perlindungan hukum profesi. Pemateri yang dipilih, Tama S. Langkun, dianggap mampu memberikan perspektif holistik yang relevan dengan topik yang dibahas.
Profil Tama S. Langkun dalam Konteks Hukum dan Politik
Tama S. Langkun, yang kini menjabat Wakil Ketua Umum Partai Perindo, dikenal sebagai tokoh yang memiliki latar belakang kuat dalam bidang hukum serta pengalaman nyata dalam dunia politik. Freddy Tua Simatupang menjelaskan bahwa kombinasi keduanya menjadikan beliau sosok ideal untuk memberikan wawasan mendalam kepada peserta seminar. ‘Tama tidak hanya mampu membahas aspek hukum secara teknis, tetapi juga mampu memadukan dengan dinamika politik yang saat ini sedang berkembang,’ tambah Freddy. Hal ini menurutnya akan memberikan nilai tambah kepada audiens yang hadir.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah anggota Peradi Jakarta Pusat dan tamu undangan dari kalangan akademisi serta praktisi hukum. Freddy menekankan bahwa pemilihan Tama S. Langkun dilakukan setelah evaluasi mendalam mengenai relevansi topik seminar dengan kemampuan pemateri. ‘Latest Program ini dirancang untuk menjawab tantangan terkini dalam memperkuat perlindungan hukum bagi pengacara publik, dan Tama dianggap sebagai figur yang tepat untuk menginspirasi peserta,’ tuturnya. Selain itu, Tama juga diharapkan dapat memberikan contoh nyata bagaimana profesi hukum dapat berinteraksi dengan isu-isu sosial dan politik secara efektif.
Konteks Seminar dan Relevansi Topik
Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang diselenggarakan Peradi Jakarta Pusat guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan hukum bagi profesi pengacara publik. Freddy menyebut bahwa topik yang dipilih merupakan refleksi dari kebutuhan aktual dalam masyarakat. ‘Latest Program ini menyoroti peran pengacara publik sebagai pelaku perubahan sosial, sehingga wajib dipahami dalam konteks hukum dan politik,’ ujarnya. Menurut Freddy, kehadiran Tama S. Langkun akan memperkaya diskusi dengan pengalaman beliau di lapangan, khususnya dalam menjalankan tugas profesi di tengah dinamika politik yang kompleks.
Tama S. Langkun, sebelumnya dikenal sebagai aktivis dan advokat yang konsisten, dianggap mampu menggabungkan teori dan praktik dalam menyampaikan materi. ‘Beliau pernah menghadapi berbagai tantangan di bidang hukum, baik dari pihak internal maupun eksternal, dan kemampuan beliau dalam mengatur strategi membuatnya menjadi sosok yang sangat relevan,’ terang Freddy. Dalam sesi seminar, Tama akan membahas bagaimana pengacara publik dapat menjaga integritas profesional sambil tetap berperan dalam isu-isu besar yang menyangkut keadilan dan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran beliau dianggap mampu menarik minat peserta dan memicu dialog yang lebih dalam mengenai peran profesi hukum.
Latest Program ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan Tama S. Langkun sebagai salah satu tokoh yang dianggap mampu menginspirasi generasi muda di bidang hukum. Freddy Tua Simatupang menuturkan bahwa selain sebagai wakil ketua umum Partai Perindo, Tama juga dikenal sebagai seorang aktivis yang berdedikasi tinggi dalam memajukan keadilan melalui jalur hukum. ‘Beliau telah terlibat dalam berbagai kasus penting, termasuk isu-isu sosial yang menyangkut hak asasi manusia dan kebijakan pemerintah. Pengalaman ini menjadikannya pemateri yang mampu menyampaikan informasi secara jelas dan berimbang,’ jelas Freddy. Dengan memilih Tama sebagai pemateri, Peradi Jakarta Pusat berharap dapat memberikan konten yang menarik dan bermakna bagi peserta.
Acara seminar ini diharapkan menjadi titik awal untuk menggalang kolaborasi antara lembaga hukum dan organisasi politik dalam memperkuat perlindungan profesi. Freddy Tua Simatupang menyatakan bahwa selama ini ada tantangan yang sering dihadapi oleh pengacara publik, seperti tekanan dari berbagai pihak yang berkepentingan. ‘Latest Program ini dirancang untuk memberikan strategi-strategi praktis yang bisa diterapkan, sehingga peserta tidak hanya mendapat pemahaman teoretis tetapi juga kemampuan untuk bertindak di lapangan,’ tambahnya. Dengan dihadiri oleh berbagai kalangan, Freddy yakin seminar ini akan menghasilkan wawasan yang beragam dan memperkaya diskusi tentang peran profesi hukum dalam era yang terus berubah.
Para peserta seminar juga berkesempatan untuk bertanya langsung kepada Tama S. Langkun mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan tema yang dibahas. Freddy Tua Simatupang menjelaskan bahwa pertukaran informasi ini akan menjadi bagian penting dari acara. ‘Latest Program tidak hanya tentang penyampaian materi, tetapi juga dialog yang interaktif untuk memperkuat pemahaman bersama,’ tuturnya. Kehadiran Tama S. Langkun diharapkan dapat membuka ruang untuk diskusi yang lebih dinamis dan mendalam, terutama mengenai bagaimana pengacara publik bisa menjaga keseimbangan antara etika profesi dan kepentingan sosial.
