Detektif Polres Jaksel Tangkap Pelaku Ranmor Bersenpi dari Jaringan Lampung
Partaiberita.com – Polisi berhasil menangkap pelaku pencurian motor dengan senjata api (ranmor bersenpi) yang tergabung dalam jaringan Lampung. Operasi penyergapan dilakukan pada Sabtu, 18 Juli 2026, sekitar pukul 02.00 WIB, di Jaksel. Tersangka, yang bernama Tamrin, ditangkap bersamaan dengan penyitaan barang bukti seperti senjata api, amunisi, dan motor hasil tindak pidana. Penangkapan ini mengungkap bahwa pelaku telah melakukan aksi ranmor bersenpi puluhan kali di wilayah tersebut.
Operasi Pencurian Motor dan Senjata Api di Jaksel
Polisi menangkap Tamrin setelah melacak jaringan ranmor bersenpi yang terhubung dengan Lampung. Tersangka menggunakan senjata api jenis Smith & Wesson S&W, kaliber 9 mm, dalam mengambil motor milik Abdul Habib, warga Petukangan Selatan. Penyergapan terjadi saat pelaku mengangkut motor yang dicuri dan terpantau oleh kamera CCTV. Dari operasi tersebut, petugas menyita lima butir peluru, satu unit ponsel, serta motor Honda Beat warna hitam.
Tamrin mengakui telah beraksi di Jaksel sebanyak puluhan kali, terutama pada malam hari atau saat kondisi gelap. Menurut keterangan polisi, jaringan ini telah merencanakan aksi curian secara terorganisasi, dengan membagi tugas antara pengawas, pengambil, dan pembawa motor. Para pelaku biasanya menggunakan jalur tersembunyi untuk menghindari penangkapan oleh petugas. Kasus ini menjadi salah satu dari banyak aksi ranmor bersenpi yang dilakukan di daerah tersebut.
“Pelaku ranmor bersenpi dari Lampung ini tidak hanya mencuri motor, tetapi juga menembakkan senjata api untuk memperkuat keberanian mereka. Kami menemukan bukti kuat bahwa aksi ini berlangsung terencana dan teratur selama berbulan-bulan,” terang Kompol Seala Syah Alam, Kapolsek Pesanggrahan, dalam jumpa pers.
Penyergapan yang berhasil dilakukan menunjukkan keberhasilan Tim Resmob dan Jatanras Polres Metro Jaksel dalam mengungkap tindak pidana berkelompok. Operasi ini dilakukan setelah menerima laporan seringnya kejadian pencurian motor dengan ancaman senjata api di beberapa titik. Pelaku diidentifikasi sebagai bagian dari jaringan ranmor bersenpi yang telah memperluas operasi ke Jaksel. Dengan menangkap Tamrin, polisi menggagalkan beberapa aksi pencurian yang direncanakan.
Dampak pada Masyarakat dan Kebutuhan Penyelidikan Lebih Lanjut
Kasus ranmor bersenpi di Jaksel memicu kecemasan warga, terutama di daerah rawan pencurian. Sejumlah pengendara motor mengeluhkan rasa takut saat berkendara di malam hari. Menurut polisi, jaringan ini sudah beraksi puluhan kali, menargetkan tempat parkir yang tidak terawasi. Dengan adanya senjata api, para pelaku merasa lebih percaya diri untuk melakukan aksi tanpa rasa takut. Penyelidikan terus berlanjut untuk mengungkap jumlah anggota jaringan serta cara mereka merencanakan operasi.
Kepolisian Jaksel menyatakan bahwa keberhasilan penangkapan ini tergantung pada informasi dari masyarakat. Dengan melibatkan warga sebagai saksi, polisi dapat menemukan lebih banyak bukti dan mengungkap aksi ranmor bersenpi yang tersembunyi. Kapolsek Pesanggrahan juga mengimbau warga untuk tetap waspada dan melaporkan kejadian pencurian motor dengan senjata api secara cepat. Hal ini sangat penting dalam mengurangi dampak serius dari tindakan kejahatan tersebut.
