News

Tank Merkava Israel Diserang Drone Hizbullah di Lebanon Selatan

Tank Merkava Israel Diserang Drone Hizbullah di Lebanon Selatan

Tank Merkava Israel Diserang Drone Hizbullah – Sebuah tank Merkava milik pasukan Israel dilaporkan menjadi sasaran serangan drone oleh kelompok gerilya Hizbullah di wilayah selatan Lebanon. Insiden ini terjadi pada Kamis (28/5/2026), seperti yang dilaporkan oleh Aljazeera, dan menambah ketegangan antara Israel dan Lebanon setelah serangkaian bentrok yang terjadi sepanjang bulan Mei. Serangan tersebut menunjukkan kemampuan Hizbullah dalam menggunakan senjata modern untuk mengancam pasukan Israel, meskipun sebelumnya mereka lebih dikenal karena penggunaan rudal dan helikopter.

Konteks Serangan Drone di Lebanon Selatan

Dalam operasi terbaru, Hizbullah mengirimkan drone tempur Ababil untuk menyerang posisi militer Israel di dekat kota al-Qussair, yang merupakan area strategis di wilayah selatan Lebanon. Serangan ini dilakukan dengan kejutan, karena sebelumnya pasukan Israel dianggap lebih siap menghadapi ancaman dari arah utara. Dari sumber terpercaya, Aljazeera melaporkan bahwa salah satu tank Merkava yang terlibat dalam operasi tersebut terkena serangan dan mengalami kerusakan signifikan. Insiden ini menjadi bukti bahwa Hizbullah kini semakin aktif dalam penggunaan teknologi drone untuk memperluas kemampuan tempurnya.

Sekilas Tentang Tank Merkava dan Keunggulan Militer Israel

Tank Merkava, yang dikembangkan oleh Israel, merupakan senjata utama yang digunakan dalam operasi penjajahan di wilayah Palestin dan Lebanon. Diklaim sebagai tank pertama di dunia yang dilengkapi sistem pelindung pasif, Merkava dirancang untuk menangani ancaman dari berbagai jenis senjata, termasuk rudal. Meskipun kekuatan militer Israel masih dominan, serangan drone Hizbullah menunjukkan bahwa kelompok tersebut mampu meraih keuntungan dalam beberapa pertempuran terakhir. Anggota Hizbullah, yang terdiri dari ribuan pejuang, telah menunjukkan kemampuan adaptasi terhadap teknologi pertahanan modern.

Dalam peristiwa serangan tersebut, Hizbullah menargetkan tank Merkava yang sedang beroperasi di dekat waduk Zawtar al-Sharqiyah, yang merupakan wilayah perbatasan antara Lebanon dan Israel. Riset menunjukkan bahwa area ini sering digunakan sebagai basis pasukan Israel untuk mengawasi aktivitas Hizbullah. Serangan drone yang dilakukan pada malam hari membuat pasukan Israel kesulitan dalam merespons secara cepat. Meski tidak ada korban jiwa yang dilaporkan secara langsung, kerusakan pada peralatan militer Israel berdampak pada operasi strategis mereka di wilayah tersebut.

Ketegangan di perbatasan Lebanon-Israel sejak beberapa bulan terakhir memuncak karena serangkaian peristiwa bentrok yang terus meningkat. Hizbullah, yang merupakan bagian dari koalisi politik Lebanon, dikenal sebagai aktor utama dalam pertikaian ini. Mereka sering memulai serangan dengan rudal dan drone untuk mengganggu pasukan Israel. Pada bulan Mei, telah terjadi lebih dari 20 insiden serangan yang dilaporkan oleh berbagai sumber, termasuk media lokal dan organisasi internasional. Angka ini menunjukkan bahwa Hizbullah berusaha memperkuat posisi mereka di wilayah perbatasan.

News Okezone melaporkan bahwa Hizbullah mempergunakan teknologi drone untuk menyerang tank Merkava Israel, menunjukkan kemajuan dalam peralatan militer mereka. Insiden ini menjadi perhatian internasional karena melibatkan senjata canggih dari kedua pihak. Pihak militer Israel belum memberikan pernyataan resmi mengenai kejadian ini, tetapi mereka diperkirakan akan melakukan evaluasi terhadap kelemahan pertahanan mereka. Serangan drone ini juga bisa menjadi tanda awal dari strategi lebih luas yang dilakukan Hizbullah untuk menantang kekuatan militer Israel di wilayah selatan.

Leave a Comment