6 Cara Minimalkan Risiko Kecelakaan dengan Terapkan Defensive Driving
6 Cara Minimalkan Risiko Kecelakaan – JAKARTA – Dalam dunia berkendara, faktor keamanan tidak hanya bergantung pada kemampuan mengemudi, tetapi juga pada sikap disiplin dalam mengikuti prinsip budaya defensive driving. Terlebih di tengah kondisi lalu lintas yang sering berubah dinamika, pengemudi dituntut untuk tetap waspada, mampu mengantisipasi bahaya, dan mengambil tindakan tepat waktu guna mengurangi kemungkinan kecelakaan. Defensive driving, yang dikenal sebagai teknik berkendara proaktif, berbeda dari pendekatan reaktif. Pendekatan ini mendorong pengemudi untuk lebih siap menghadapi situasi tak terduga sepanjang perjalanan.
“Potensi risiko saat berkendara selalu ada, terutama ketika lalu lintas padat, seperti pada masa libur panjang. Untuk mengurangi risiko tersebut, kita perlu melatih gaya berkendara defensive,” tutur Hariadi, yang merupakan Asst to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), pada hari Minggu (31/5/2026).
Berikut Ini Langkah-Langkah Penting Defensive Driving
Sebelum memulai perjalanan jarak jauh, pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik. Periksa elemen penting seperti ban, sistem rem, lampu, wiper, dan cairan bantuan. Hal ini membantu menghindari masalah teknis yang bisa mengganggu keselamatan.
Gunakan jarak aman dari kendaraan di depan sebagai langkah pertama. Ruang yang cukup memberi waktu untuk mengambil respons jika terjadi hal tak terduga. Hindari berpindah lajur secara tiba-tiba dan selalu nyalakan lampu sein sebelum mengubah jalur. Kebiasaan ini menunjukkan kesigapan terhadap perubahan situasi di jalan.
Selain itu, lakukan pemeriksaan kaca spion secara rutin, termasuk area belakang, agar terus memantau gerakan kendaraan lain. Patuhi batas kecepatan yang berlaku dan jaga ketenangan selama berkendara. Gaya mengemudi agresif sering kali meningkatkan risiko terjadinya insiden.
Ketika konsentrasi mulai menurun, berhentilah sejenak di tempat istirahat atau area aman. Aktivitas seperti memperbaiki posisi atau menghirup udara segar bisa mengembalikan fokus dan mengurangi kelelahan. Dengan mempraktikkan defensive driving, setiap pengguna jalan berkontribusi pada keselamatan bersama.
