Women

Kenapa Terbangun Dini Hari Sulit Tidur Lagi? Ini Penjelasan Pakar

Foto : Jennifer Miller - partaiberita.com
Table of Contents
  1. Mengapa Sulit Kembali Tidur Setelah Bangun Dini Hari?
  2. Related Reading

Mengapa Sulit Kembali Tidur Setelah Bangun Dini Hari?

Partaiberita.com – Fenomena ini memang sering dialami banyak orang. Bayangkan saja, Anda baru saja tertidur lelap setelah seharian beraktivitas, namun tiba-tiba terbangun di tengah malam. Rasa kantuk masih terasa, namun tubuh seolah menolak untuk kembali terlelap. Kondisi ini bisa berlangsung hingga fajar menyingsing, membuat Anda merasa kelelahan padahal waktu tidur seharusnya belum berakhir. Jika Anda termasuk yang pernah merasakan hal serupa, penting untuk memahami alasan di balik fenomena ini.

Respons Tubuh Setelah Terbangun

Menurut Vishal Dasani, seorang edukator sekaligus pelatih tidur ternama di Indonesia, masalah utamanya bukan pada proses terbangun itu sendiri, melainkan bagaimana kita meresponsnya. Dalam sebuah unggahan video di platform Instagram, ia menyampaikan bahwa respons kita saat bangun menjadi faktor kunci. Ketika kita terbangun, tubuh secara alami mulai memproduksi hormon kortisol yang membuat kita lebih waspada. Jika kita langsung membuka mata dan memeriksa ponsel, sinyal ini akan semakin kuat.

“Masalahnya sering kali bukan pada terbangunnya, tetapi pada respons kita setelah kita terbangun,” ujar Vishal, seperti dikutip pada Rabu (5/8/2026).

Kondisi ini tentu saja sangat menjengkelkan, terlebih jika Anda baru saja menyelesaikan pekerjaan berat dan harus segera kembali beraktivitas keesokan harinya. Namun, ada penjelasan medis yang mendasari fenomena ini. Tubuh manusia memiliki siklus tidur yang terdiri dari beberapa fase, termasuk tidur ringan dan tidur dalam. Terbangun di fase tidur ringan memang lebih mudah terjadi dibandingkan terbangun di fase tidur dalam.

Bagian Normal dari Biologi Tidur

Vishal menjelaskan bahwa terbangun di malam atau dini hari sebenarnya merupakan hal yang wajar. Ini merupakan bagian dari mekanisme biologis tidur manusia. Jadi, jika Anda terbangun sekitar pukul tiga pagi dan merasa sulit tidur lagi, tidak perlu langsung mengira-ngira ada yang tidak beres dengan kondisi Anda. Tubuh kita dirancang untuk mengalami beberapa kali terbangun singkat selama malam hari, namun biasanya kita tidak menyadarinya karena kembali tertidur dengan cepat.

“Terbangun singkat pada malam hari merupakan bagian normal dari biologi tidur itu sendiri,” tambahnya.

Pemahaman ini dapat membantu mengurangi kecemasan dan membuat proses kembali tidur menjadi lebih mudah. Salah satu kesalahan umum yang sering dilakukan adalah langsung memeriksa ponsel atau menyalakan lampu saat terbangun. Cahaya biru dari layar ponsel dapat menghambat produksi melatonin, hormon yang membantu kita tidur. Selain itu, menyalakan lampu terang akan memberi sinyal kepada otak bahwa sudah waktunya untuk bangun.

Tips Mengatasi Sulit Tidur Lagi

Untuk mengatasi kondisi ini, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan. Pertama, hindari memeriksa waktu atau ponsel saat terbangun. Kedua, coba teknik relaksasi seperti pernapasan dalam atau meditasi ringan. Ketiga, jika setelah 20 menit masih sulit tidur, bangunlah dari tempat tidur dan lakukan aktivitas tenang seperti membaca buku hingga rasa kantuk kembali. Hindari juga mengonsumsi kafein atau makanan berat sebelum tidur, karena hal ini dapat mengganggu kualitas tidur Anda.

Dengan memahami mekanisme tubuh dan menerapkan tips yang tepat, Anda dapat mengurangi dampak negatif dari terbangun dini hari. Ingatlah bahwa tidur yang berkualitas bukan hanya tentang durasi, tetapi juga tentang kualitas tidur itu sendiri. Untuk informasi lebih lanjut tentang kesehatan tidur, Anda bisa mengunjungi artikel terkait di [situs ini](https://women.okezone.com/read/2026/08/05/612/3234370/kenapa-terbangun-dini-hari-sulit-tidur-lagi-ini-penjelasan-pakar).

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Tidur Dini Hari

Apakah terbangun dini hari menandakan masalah kesehatan? Tidak selalu. Terbangun di malam atau dini hari merupakan bagian normal dari siklus tidur manusia. Namun, jika hal ini terjadi secara terus-menerus dan mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Berapa lama waktu yang ideal untuk kembali tidur setelah terbangun? Jika Anda tidak bisa tidur dalam 20 menit, sebaiknya bangun dari tempat tidur dan lakukan aktivitas tenang hingga rasa kantuk kembali.

Apakah memeriksa ponsel saat terbangun memperburuk kondisi? Ya, cahaya biru dari layar ponsel dapat menghambat produksi melatonin dan membuat Anda semakin sulit tidur lagi.

Leave a Comment