Celebrity

Historic Moment: Rizky Billar Ogah Damai Usai Difitnah Selingkuh, Kuasa Hukum: Maaf Tak Hapus Pidana!

Rizky Billar Tidak Berdamai, Kuasa Hukum Pastikan Proses Hukum Berlanjut

Historic Moment – Sebuah historic moment terjadi di dunia hiburan Indonesia saat Rizky Billar memutuskan untuk tidak berdamai usai difitnah selingkuh. Setelah melalui berbagai upaya mediasi dan pemberian maaf pribadi, kuasa hukumnya, Sadrakh Seskoad, menegaskan bahwa proses hukum tetap akan berjalan. “Kami tidak akan menghentikan tuntutan karena ini adalah historic moment yang menunjukkan komitmen kuasa hukum untuk menegakkan hukum, terlepas dari kesepakatan pribadi,” jelas Sadrakh dalam wawancara terbaru di Kembangan, Jakarta Barat, pada 18 Juni 2026.

Proses Hukum: Perluasan Hukum sebagai Bentuk Peringatan

Rizky Billar dan keluarga telah memberikan maaf kepada akun media sosial yang diduga menyebarkan berita palsu tentang hubungannya dengan Asila Maisa Fatihah, putri presenter Ramzi. Namun, kuasa hukumnya mempertegas bahwa pemaafan tidak bisa menghilangkan pidana. “Maaf adalah langkah pribadi, tetapi hukum tetap berjalan secara formal,” kata Sadrakh saat ditemui di tempat terpisah. Ia menekankan bahwa tindakan ini bukan hanya untuk melindungi reputasi Rizky Billar, tetapi juga sebagai bentuk pengingat kepada oknum yang terus-menerus menyebarkan informasi tidak benar.

“Kami ingin menegaskan bahwa Rizky Billar tidak akan berdamai dengan pihak-pihak yang terlibat dalam fitnah ini. Maaf tidak bisa menghapuskan konsekuensi hukum, dan ini adalah historic moment yang penting bagi kesadaran masyarakat tentang keadilan,” ujar Sadrakh dalam wawancara media. Pernyataan ini menjadi poin kunci dalam menyusun strategi hukum yang lebih kuat untuk menuntut enam akun yang dianggap bersalah.

Detail Tuntutan Hukum: Dua Pasal yang Diakui

Menurut Sadrakh, ada enam akun yang telah diterima laporan formal dengan tiga pasal berbeda: pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran hoax. Setiap pasal memiliki konsekuensi hukum yang berbeda, mulai dari denda hingga penjara hingga 15 tahun. “Ini adalah historic moment karena menunjukkan keseriusan kita dalam menangani kasus keterlibatan media sosial dalam kesanaran,” lanjutnya. Kuasa hukum juga mengungkap bahwa sebelumnya sudah ada laporan serupa yang tidak menemui titik temu, sehingga ini menjadi langkah lebih lanjut.

Rizky Billar sendiri menyatakan bahwa ia tetap percaya pada proses hukum dan siap menemani kuasa hukumnya. “Saya ingin menegaskan bahwa semua yang diberitakan adalah kebenaran, dan saya tidak akan diam saja jika ada yang mengganggu reputasi saya,” tutur aktor yang kini memperkuat posisi sebagai pihak yang aktif dalam menuntut keadilan. Ia juga menyoroti peran media sosial dalam menyebarkan informasi yang bisa menimbulkan dampak besar, terutama dalam kasus yang menyeret nama-nama artis.

Sejumlah pihak di luar Rizky Billar mengapresiasi keputusan ini sebagai bentuk perjuangan untuk menjaga kepercayaan publik. “Ini menjadi historic moment karena menunjukkan bagaimana artis Indonesia kini lebih siap melawan fitnah yang mengarah pada keterpurukan,” komentar seorang pengamat hukum. Namun, sebagian orang juga mengatakan bahwa proses ini bisa mengganggu hubungan Rizky Billar dengan fans yang setia. “Saya berharap mereka memahami bahwa ini adalah upaya untuk melindungi diri, bukan untuk memperumit situasi,” tambah Sadrakh.

Kuasa hukum Rizky Billar juga memperjelas bahwa tuntutan ini tidak hanya untuk menangani kasus selingkuh, tetapi juga untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. “Dengan menegakkan hukum sekarang, kita bisa menghindari kejadian yang lebih besar di masa mendatang,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa pihaknya telah mengumpulkan bukti kuat yang menunjukkan bagaimana berita palsu itu disebarkan secara sistematis. “Ini adalah historic moment karena menunjukkan bahwa hukum tidak hanya berlaku untuk artis besar, tetapi juga untuk semua individu yang terlibat dalam kesanaran.”

Dalam rangkaian tindakan ini, Rizky Billar dan tim kuasa hukumnya telah memperkuat pendekatan mereka dengan menggandeng tim hukum yang lebih professional. “Kami tidak hanya ingin memperbaiki reputasi Rizky Billar, tetapi juga ingin menegaskan bahwa hukum harus menjadi penjaga keadilan dalam setiap kasus,” tutur Sadrakh. Ia menegaskan bahwa penggunaan media sosial dalam menyebarkan berita tidak benar adalah ancaman serius bagi dunia hiburan, dan ini menjadi salah satu historic moment yang akan diingat dalam sejarah hukum Indonesia.

Leave a Comment