News

Harimau Sumatera Ngamuk dan Terkam Pekerja Proyek karena Tersorot Lampu

Foto : Richard Brown - partaiberita.com

Harimau Sumatera Ngamuk dan Terkam Pekerja Proyek di Siak

Partaiberita.com – Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Provinsi Riau kembali menjadi sorotan setelah terjadi insiden Harimau Sumatera Ngamuk dan Terkam seorang pekerja proyek. Korban serangan satwa langka ini adalah Harianto, seorang pekerja berusia 31 tahun yang sedang bertugas di kawasan tersebut. Kejadian ini terjadi pada Rabu malam, 22 Juli 2026, dan berhasil diselamatkan berkat tindakan cepat rekan-rekan kerjanya yang menggunakan lampu alat berat untuk menyorot harimau tersebut.

Kronologi Serangan Harimau di Malam Hari

Menurut keterangan Camat Sungai Apit, Tengku Muhtasar, kejadian berlangsung sekitar pukul 19.30 WIB. Kronologi bermula ketika Harianto berpamitan kepada rekan-rekannya untuk buang air kecil di area dekat kanal yang terletak tidak jauh dari tempat tinggal sementara para pekerja. Sekitar 10 menit kemudian, terdengar suara teriakan keras dari arah lokasi Harianto pergi. Rekan-rekan korban yang mendengar suara tersebut segera keluar untuk mencari sumber suara di tengah kegelapan kawasan proyek.

"Kejadiannya sekitar pukul 19.30 WIB. Kondisi korban selamat, tetapi mengalami pendarahan cukup hebat. Saat ini korban sedang dalam perjalanan rujukan menuju RSUD Tengku Rafian," ujar Tengku Muhtasar dikutip, Rabu (22/7/2026).

Para pekerja kemudian menyalakan mesin-mesin alat berat dan menyorotkan seluruh lampu proyek ke arah sumber teriakan. Saat cahaya diarahkan ke lokasi, mereka melihat pemandangan yang mengejutkan: seekor harimau Sumatera sedang menerkam Harianto. Diperkirakan, sorotan lampu alat berat yang tiba-tiba menyala membuat harimau tersebut terkejut dan mengamuk. Satwa liar ini kemudian melepaskan korban dan melarikan diri menuju semak-semak terdekat.

Kondisi Korban dan Respons Petugas

Harianto berhasil diselamatkan dari cengkeraman harimau Sumatera. Meskipun selamat, korban mengalami luka pendarahan yang cukup serius akibat serangan tersebut. Tim medis segera melakukan pertolongan pertama di lokasi sebelum korban dibawa ke RSUD Tengku Rafian untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Insiden Harimau Sumatera Ngamuk dan Terkam ini menjadi peringatan bagi para pekerja proyek di kawasan tersebut untuk lebih waspada, terutama saat bekerja di malam hari.

Kasus ini juga menyoroti pentingnya keselamatan kerja di area yang berdekatan dengan habitat satwa liar. Harimau Sumatera merupakan satwa endemik Sumatera yang dilindungi dan sering kali keluar dari hutan saat mencari mangsa atau terganggu oleh aktivitas manusia. Para pekerja disarankan untuk membawa lampu senter dan tidak berjalan sendirian di malam hari, terutama di area dekat kanal atau hutan.

Camat Sungai Apit, Tengku Muhtasar, telah menginstruksikan petugas setempat untuk meningkatkan patroli di kawasan tersebut. Selain itu, pihak proyek juga diminta memasang lampu tambahan di area-area rawan sebagai pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Harimau Sumatera yang terlibat dalam serangan ini diperkirakan masih berada di sekitar lokasi dan akan terus dipantau oleh petugas kehutanan setempat.

Leave a Comment