Women

Daftar 6 Vaksin yang Dianjurkan untuk Orang Dewasa Menurut Dokter

Daftar 6 Vaksin yang Dianjurkan untuk Orang Dewasa Menurut Dokter

Daftar 6 Vaksin yang Dianjurkan – Vaksin sering dianggap sebagai alat penting dalam memastikan kesehatan anak-anak. Namun, sebenarnya berbagai jenis vaksin juga sangat penting bagi orang dewasa untuk menjaga imunitas tubuh sekaligus mencegah penyebaran penyakit ke keluarga. Menurut dr. Visakha Revena Irawan, Sp.PD, AIFO-K, seorang dokter spesialis penyakit dalam di Mandaya Royal Hospital Puri, ada enam vaksin yang direkomendasikan untuk kelompok usia dewasa. Daftar 6 vaksin yang dianjurkan ini tidak hanya membantu melindungi individu dari penyakit tertentu, tetapi juga mengurangi risiko komplikasi yang lebih parah.

Vaksin Influenza atau Flu

Vaksin influenza adalah salah satu dari daftar 6 vaksin yang dianjurkan untuk orang dewasa, terutama bagi mereka yang tinggal di lingkungan rawan penyakit menular. Dokter Visakha menegaskan bahwa vaksin ini harus diberikan secara berkala, karena virus influenza memiliki kemampuan mutasi yang tinggi. “WHO dan Kolegium Penyakit Dalam menyatakan bahwa vaksin flu harus diberikan setiap tahun untuk memastikan perlindungan terhadap strain terbaru,” kata Visakha dalam acara Health Talk World Immunization Week 2026, Jumat (29/5/2026).

“Vaksinasi flu tahunan sangat penting karena virus terus berubah dan mengancam kesehatan siapa saja, termasuk orang dewasa,”

Dokter Visakha menjelaskan bahwa vaksin ini juga berguna untuk mencegah penyakit yang bisa memicu kondisi kritis, seperti pneumonia atau gagal pernapasan. Tidak semua kelompok usia dewasa memerlukan vaksinasi flu, tetapi paling baik diberikan kepada individu dengan kondisi penyakit kronis, ibu hamil, dan lansia.

Vaksin Pneumokokal

Vaksin pneumokokal menjadi bagian dari daftar 6 vaksin yang dianjurkan untuk orang dewasa, karena mampu mencegah infeksi paru-paru yang bisa menyebabkan komplikasi serius. Saat ini, vaksin pneumokokal PCV20 digunakan untuk melindungi lebih banyak jenis bakteri penyebab penyakit dibandingkan vaksin generasi sebelumnya. “Vaksin ini sangat efektif untuk mengurangi risiko infeksi pneumokokus yang bisa berujung pada pneumonia, meningitis, atau infeksi saluran pernapasan,” tambah Visakha.

“Maka, vaksin pneumokokal adalah pilihan penting untuk orang dewasa, terutama mereka dengan sistem imun yang melemah,”

Vaksin ini dianjurkan untuk kelompok tertentu seperti lansia, pasien dengan penyakit kronis, dan individu yang tinggal di daerah dengan tingkat penyebaran penyakit yang tinggi. Dengan pemberian vaksin pneumokokal, tubuh dapat menghasilkan antibodi yang lebih kuat, sehingga mampu melawan serangan bakteri penyebab penyakit.

Vaksin Hepatitis B

Vaksin hepatitis B masuk dalam daftar 6 vaksin yang dianjurkan untuk orang dewasa, terutama bagi kelompok yang berisiko tinggi terinfeksi virus ini. Meski biasanya diberikan kepada bayi, vaksin hepatitis B juga dianjurkan bagi dewasa yang belum pernah terinfeksi atau memiliki faktor risiko seperti pekerjaan di bidang kesehatan, penggunaan narkoba, atau aktif secara seksual. “Vaksin ini tidak hanya mencegah infeksi hepatitis B, tetapi juga mengurangi risiko kerusakan hati dan kanker hati,” kata Visakha.

“Karena vaksin hepatitis B memiliki efektivitas tinggi, sebaiknya diberikan segera bagi kelompok yang belum pernah terpapar virus ini,”

Vaksin hepatitis B diberikan dalam serangkaian suntikan yang membutuhkan waktu beberapa bulan. Proses pemberian vaksin ini disesuaikan dengan kondisi kesehatan individu dan kebutuhan spesifik dari kelompok usia dewasa. Penyakit hepatitis B jika tidak dicegah bisa menyebabkan kerusakan hati yang permanen, bahkan gagal hati akut.

Vaksin Td atau Tetanus dan Difteri

Vaksin Td, yang melindungi dari tetanus dan difteri, termasuk dalam daftar 6 vaksin yang dianjurkan untuk orang dewasa. Menurut Visakha, vaksin ini penting karena penyakit tetanus bisa menyebabkan kontraksi otot yang sangat berbahaya. “Kebanyakan orang dewasa sudah menerima vaksin Td sejak masa kanak-kanak, tetapi perlindungan vaksin perlu diperbarui setiap 10 tahun,” jelasnya.

“Dengan pemberian vaksin Td secara berkala, risiko infeksi tetanus dan difteri bisa diminimalkan,”

Vaksin Td juga bisa diberikan bersamaan dengan vaksin lain seperti polio atau hepatitis A. Difteri sendiri bisa menyebabkan pembengkakan jaringan di tenggorokan hingga mengganggu pernapasan. Maka, vaksinasi Td menjadi salah satu langkah pencegahan yang wajib diperhatikan oleh orang dewasa.

Vaksin HPV atau Human Papillomavirus

Vaksin HPV, yang digunakan untuk mencegah infeksi virus human papillomavirus, termasuk dalam daftar 6 vaksin yang dianjurkan untuk orang dewasa. Vaksin ini sangat penting bagi wanita, karena bisa mengurangi risiko kanker leher dan kanker serviks. Namun, laki-laki juga dianjurkan menerima vaksin HPV untuk mencegah kondisi kanker penis dan mengurangi penyebaran virus ke pasangan.

“Daftar 6 vaksin yang dianjurkan ini mencakup vaksin HPV, yang membantu melindungi dari berbagai jenis kanker yang bisa terjadi di masa depan,”

Vaksin HPV diberikan dalam dosis 3 atau 2 kali, tergantung pada jenis vaksin yang dipilih. Penyakit akibat HPV bisa berkembang menjadi kondisi serius seperti kanker, oleh karena itu, vaksinasi sejak usia dewasa dianjurkan untuk mengurangi risiko infeksi.

Vaksin MMR atau Measles, Mumps, Rubella

Vaksin MMR, yang melindungi dari campak, gondok, dan rubella, juga menjadi bagian dari daftar 6 vaksin yang dianjurkan untuk orang dewasa. Meski sebagian besar orang dewasa sudah terproteksi karena vaksinasi saat kecil, Visakha menyarankan pemeriksaan ulang untuk kelompok tertentu yang belum menerima vaksin ini. “Vaksin MMR sangat aman dan efektif untuk diberikan kembali, terutama bagi individu yang memiliki risiko tertular virus yang tidak terdeteksi secara visual,” tambahnya.

“Dengan pemberian vaksin MMR, risiko munculnya penyakit menular yang bisa menyebabkan komplikasi seperti kehamilan yang tidak berkembang atau kerusakan telinga,”

Vaksin MMR cocok untuk dewasa yang belum sempat divaksinasi saat masa kanak-kanak. Kebanyakan orang dewasa yang sudah menerima vaksin ini tidak perlu divaksinasi kembali, kecuali jika ada kebutuhan khusus atau kondisi imun yang menurun. Penyakit seperti campak dan rubella bisa menyebabkan efek samping berat pada anak-anak, sehingga perlindungan melalui vaksinasi dewasa sangat penting.

Vaksinasi rutin bagi orang dewasa tidak hanya membantu menjaga kesehatan pribadi, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Dengan mengetahui daftar 6 vaksin yang dianjurkan, individu dapat memastikan perlindungan diri terhadap berbagai penyakit yang sering terlewat dalam penanganan.

Leave a Comment