ART Erin Wartia Bongkar Kebiasaan Herawati Saat Bekerja: Susah Dikasih Tahu
ART Erin Wartia Bongkar Kebiasaan Herawati – Artis Erin Wartia membongkar kebiasaan mantan majikannya, Herawati, yang sering dianggap susah diarahkan saat bekerja. Dalam pengakuan Nur, salah satu pekerja rumah tangga (ART) yang pernah bekerja di kediaman Erin, kebiasaan Herawati menjadi topik utama dalam kisahnya. Nur menyebut bahwa meski Herawati dikenal baik dan ramah, ia memiliki kecenderungan untuk mengingatkan dan memantau tugas para ART dengan ketat. “Ibu itu baik dan ramah, tapi memang ingin kita bekerja sesuai instruksi. Jika tidak sesuai, ibu bisa sedikit marah, tapi selalu jelas menyampaikan arahan,” ujarnya, dikutip dari YouTube Seleb Oncam News, Rabu (20/5/2026). Kebiasaan ini, menurut Nur, sering kali memicu konflik dalam lingkungan kerja karena terkadang para ART merasa diperintah tanpa ada kesempatan untuk berinovasi.
Kebiasaan Herawati yang Disebut Susah Dikasih Tahu
Menurut Nur, Herawati memiliki kebiasaan yang sering membuat ART merasa kewalahan. Salah satunya adalah sikapnya yang tidak terlalu terbuka terhadap masukan atau saran. “Mbak Hera terbilang susah diarahkan. Meski Ibu sudah berkali-kali memperingatkan untuk selalu menutup pintu kamar mandi atas,” kata Nur. Ia menjelaskan bahwa Herawati cenderung mengulangi kesalahan yang sama, bahkan setelah diberi penjelasan. Misalnya, ibu tersebut sering kali mengunggah video atau foto dalam ruangan rumah secara spontan, tanpa menghiraukan keberadaan para ART. “Ini kenapa saya tahu? Karena mbak Hera pernah merekam saya saat menyapu halaman. Lalu mengunggahnya di Status WhatsApp,” ujarnya. Nur menambahkan bahwa meski ia tidak peduli dengan kehidupan pribadi Herawati, kebiasaan tersebut membuatnya merasa terganggu dalam menjalankan tugas.
Sebagai ART, Nur merasa kebiasaan Herawati memengaruhi dinamika kerja. Ia menyebut bahwa Herawati sering menganggap tugas para ART sebagai sesuatu yang harus dilakukan secara sempurna, tanpa ada ruang untuk kesalahan. “Saya enggak kepo sama hidup dia,” tuturnya, sambil menekankan bahwa ia lebih fokus pada pekerjaannya. Namun, pengunggahan video atau foto di ruangan rumah yang dilakukan Herawati sering kali menimbulkan perasaan bahwa ia menginginkan pengawasan terhadap kehidupan para ART. Selain itu, Herawati juga terkenal jarang memberikan waktu untuk istirahat, sehingga para ART terkadang merasa terbebani dengan rutinitas yang terus-menerus.
Penjelasan Erin Wartia terhadap Kebiasaan ART-nya
Erin Wartia, sebagai majikan, memberikan penjelasan terkait kebiasaan Herawati. Menurutnya, Herawati memiliki kebiasaan membagikan kehidupan pribadi para ART ke media sosial, yang terkadang membuat mereka merasa tidak nyaman. “Saya sendiri tidak mengganggu kehidupan mbak Hera, tapi kebiasaannya mengunggah video di kamar atau ruangan rumah selalu membuat saya tertarik untuk mengetahui apa yang terjadi,” ujarnya. Meski demikian, Erin mengakui bahwa ia tidak mempermasalahkan hal tersebut selama Herawati tetap menjalankan tugasnya dengan baik. Namun, ada momen ketika Herawati terlihat sedikit kaku dalam menghadapi situasi di luar rencana. “Kebiasaan ART Erin Wartia membagikan kehidupan pribadi mbak Hera membuat saya merasa lebih dekat dengan orang yang bekerja di sini,” tambahnya.
Beberapa orang yang bekerja di rumah Erin juga mengungkapkan bahwa Herawati memiliki kebiasaan mengecek pekerjaan secara berkala. Hal ini terkadang membuat para ART merasa tertekan karena harus selalu siap untuk dipantau. “Erin Wartia memang memberikan arahan yang jelas, tapi kebiasaan Herawati mengecek setiap langkah kerja membuat saya sering merasa ada tekanan,” kata salah satu ART lainnya. Meski demikian, Nur menegaskan bahwa ia tetap menghargai Herawati sebagai seorang majikan. “Kebiasaan mbak Hera itu mungkin hanya kebiasaannya sendiri. Saya sendiri tidak mempermasalahkan, asal tugasnya selesai dengan baik,” katanya. Selain itu, Herawati juga terkenal memiliki gaya kerja yang disiplin, tetapi terkadang terlalu memaksa para ART untuk mengikuti aturannya secara ketat.
Kebiasaan Herawati saat bekerja, seperti membagikan kehidupan pribadi dan mengingatkan tugas secara berulang, sebenarnya bisa menjadi keuntungan bagi rumah tangga. Dengan cara ini, Erin Wartia dapat memastikan bahwa pekerjaan di dalam rumah selalu terjaga kualitasnya. Namun, kebiasaan tersebut juga bisa berdampak negatif jika tidak diimbangi dengan empati. Nur menyarankan bahwa para majikan sebaiknya lebih fleksibel dalam memberi arahan, agar para ART tetap merasa nyaman dalam menjalankan tugas. “Saya rasa, kebiasaan mbak Hera itu bisa diperbaiki jika ada komunikasi yang lebih baik antara kita,” katanya. Erin Wartia pun berharap bahwa kebiasaan Herawati bisa menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas kerja di lingkungan rumah tangganya.
Dalam wawancara lebih lanjut, Erin Wartia mengungkapkan bahwa kebiasaan Herawati justru membuatnya lebih memahami kebutuhan dari para ART. “Kebiasaan ART Erin Wartia membagikan kehidupan pribadi mbak Hera membantu saya mengetahui apa yang dibutuhkan mereka,” katanya. Meski begitu, ia juga menegaskan bahwa ia tetap berusaha memberikan ruang bagi para ART untuk berkembang. “Saya berharap mereka bisa lebih bebas dalam menyelesaikan tugas, selama hasilnya tetap sesuai ekspektasi,” tutur Erin. Kebiasaan Herawati, meski sering dianggap susah diarahkan, justru menjadi cerminan bagaimana komunikasi antara majikan dan ART bisa berjalan lebih baik dengan saling memahami.
