Global Liveability Index: Jakarta Berada di Peringkat 132
Penyusunan Indeks Berdasarkan Lima Kriteria Utama
Global Liveability Index – Dari Jakarta, Lembaga Economist Intelligence Unit (EIU) merilis indeks Global Liveability. Kota ibu kota negara ini ditempatkan pada posisi 132 dari total 173 kota yang dinilai layak huni secara global. Peringkat ini mengalami kenaikan 10 tingkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di urutan ke-142.
Indeks tersebut mengukur kelayakan hidup di kota-kota berdasarkan lima aspek utama, seperti stabilitas, kualitas layanan kesehatan, budaya serta lingkungan, pendidikan, dan infrastruktur. Pada tahun 2025, Jakarta mencatat skor 62,9 dari skala 100, dengan peningkatan sebesar 2,5 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Pusat Data dan Informasi Pendapatan Bapenda Jakarta, Morris Danny, mengatakan kenaikan peringkat mencerminkan upaya perbaikan layanan publik yang terus dilakukan di berbagai bidang. Menurutnya, perbaikan tersebut mencakup peningkatan infrastruktur, transportasi umum, serta layanan dasar yang semakin membaik.
“Peningkatan peringkat ini menunjukkan adanya perbaikan pada sejumlah aspek layanan kota, termasuk infrastruktur, transportasi publik, serta layanan dasar yang terus diperkuat,” ujar Morris Danny, Senin (18/5/2026).
Dia menambahkan bahwa pengembangan kota tidak terlepas dari partisipasi masyarakat. Pendapatan daerah, di antaranya berasal dari pajak daerah, menjadi fondasi penting dalam mendukung berbagai proyek pembangunan di Jakarta.
