Eks Manajemen Buku Gibran Endgame Diperiksa dalam Kasus Michael Sinaga
Official Announcement: Pemeriksaan Terhadap Mantan Manajemen Buku Gibran Endgame
Official Announcement – Jakarta, Senin (18/5/2026) – Arif Ikhsan, mantan manajemen buku Gibran Endgame, hari ini menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan terkait kasus dugaan pencemaran nama baik yang disangkakan kepada YouTuber Michael Sinaga. Pemeriksaan ini dihadiri oleh pihak kepolisian dan merupakan bagian dari proses penyelidikan yang sedang berlangsung atas tudingan penyebaran fitnah terhadap Arif dan sejumlah orang lain.
“Saya sangat terkejut dengan tuduhan yang dibuat oleh Michael Sinaga. Semua isu yang ia sampaikan dianggap sebagai bentuk penistaan terhadap nama baik saya dan rekan-rekan yang terlibat dalam proyek buku Gibran Endgame,” ujar Arif dalam wawancara singkat seusai pemeriksaan.
Konteks Kasus dan Tuntutan terhadap Arif Ikhsan
Kasus ini berawal dari sebuah surat yang dikirim oleh Michael Sinaga ke mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), dalam rangka mengajak bertemu. Surat tersebut menyebar ke berbagai media dan podcast, di mana Michael menyebutkan bahwa Arif menjadi sekretaris dalam proyek buku yang ia terima. Tuduhan ini, menurut Arif, tidak memiliki dasar yang jelas dan hanya bertujuan untuk merusak reputasi mereka.
Dalam pemeriksaan, Arif menyebutkan bahwa tudingan tersebut terkait dengan kegiatan promosi buku yang dilakukan manajemen Gibran Endgame. “Kita melakukan segala upaya untuk menjaga kualitas karya dan menjaga hubungan baik dengan tokoh nasional. Michael justru memanfaatkan situasi ini untuk menyerang secara pribadi,” katanya. Pihak kepolisian memastikan bahwa pemeriksaan akan terus berlanjut hingga diperoleh kejelasan terkait keterlibatan Arif dalam kasus ini.
Detail Pemeriksaan dan Fakta yang Dibongkar
Pemeriksaan yang berlangsung di Polres Metro Jakarta Selatan melibatkan sejumlah dokumen dan rekaman podcast Michael Sinaga. Arif menjelaskan bahwa salah satu klaim terbesar adalah tuduhan bahwa dirinya pernah menikah dengan istrinya yang tidak pernah menikah. “Saya sudah memberikan bukti bahwa itu adalah kesalahan penafsiran,” katanya, sambil menunjukkan beberapa bukti pendukung.
Menurut penyidik, Michael Sinaga telah menyebarkan informasi yang dianggap tidak benar melalui kanal media sosial dan podcastnya. “Kita masih mengejar bukti-bukti tambahan untuk memperkuat sanksi terhadap Michael. Official Announcement ini adalah langkah awal dalam mengungkap seluruh fakta,” terang salah satu penyidik yang hadir.
Sejumlah penggemar buku Gibran Endgame juga turut menyampaikan dukungan terhadap Arif. Mereka mengatakan bahwa pemeriksaan ini penting untuk menegaskan kredibilitas manajemen buku yang telah bekerja keras selama beberapa bulan terakhir. “Official Announcement ini menunjukkan bahwa kasus ini dianggap serius oleh lembaga resmi,” tulis salah satu penggemar di media sosial.
Langkah Selanjutnya dan Dampak Kasus
Pihak kepolisian menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap Arif Ikhsan akan menjadi basis untuk memastikan apakah ada unsur kesengajaan dalam penyebaran fitnah tersebut. “Official Announcement ini juga menggambarkan bahwa pihak manajemen buku sudah menyerahkan diri untuk diperiksa secara transparan,” jelas Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Selain itu, kasus ini diharapkan bisa menjadi pembelajaran bagi pengguna media sosial dalam menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Sebagai manajemen buku, Arif Ikhsan menyatakan bahwa mereka selama ini menjaga hubungan baik dengan semua pihak, termasuk tokoh nasional. “Kita sudah bersikap profesional dan tetap menjaga integritas. Official Announcement ini adalah bagian dari upaya kita untuk memperjelas fakta,” katanya. Pemeriksaan ini dianggap sebagai langkah yang tepat untuk menjaga keadilan dalam proses penyelidikan.
