News

Topics Covered: MNC Vision Network dan MNC Peduli Apresiasi Pola Belajar Modern Panti Asuhan Anak Ceria Depok

MNC Vision Network dan MNC Peduli Puji Pola Belajar Modern Panti Asuhan Anak Ceria Depok

Topics Covered – Pada hari Jumat, 5 Juni 2026, Ferry Aryanto, Chief Technology Officer DTH Business PT MNC Vision Network Tbk., melakukan kunjungan ke Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia di Depok, Jawa Barat. Acara ini ditandai dengan berbagi dan penyaluran bantuan kepada 70 anak yatim piatu yang berada di panti tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Ferry memberikan apresiasi terhadap inovasi pendidikan modern yang diterapkan oleh panti asuhan, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan anak-anak yang kurang beruntung.

Kolaborasi Antara MNC Vision Network dan MNC Peduli

Kehadiran Ferry Aryanto menunjukkan komitmen MNC Vision Network dan MNC Peduli dalam berkontribusi pada pengembangan sistem pendidikan di panti asuhan. Kedua perusahaan ini bekerja sama untuk memastikan bahwa anak-anak yang tinggal di panti memiliki akses ke pembelajaran yang lebih efektif dan relevan dengan tuntutan era digital. “Kami sangat bangga dengan pendekatan pembelajaran modern yang diadopsi panti ini. Ini tidak hanya mengubah cara anak-anak belajar, tapi juga membuka peluang untuk mereka berkembang secara holistik,”

ujar Ferry saat diwawancarai

.

Panti Asuhan Anak Ceria Depok, yang berdiri sejak tahun 2000, telah mengadaptasi metode pembelajaran berbasis teknologi seperti penggunaan aplikasi digital, media interaktif, dan kurikulum yang lebih fleksibel. Ferry menyebutkan bahwa inovasi ini memungkinkan anak-anak belajar secara mandiri dan mengakses materi pendidikan yang lebih luas, bahkan di luar lingkungan panti. “Terlepas dari fasilitas yang terbatas, panti ini berhasil menciptakan lingkungan belajar yang modern, sesuai dengan visi kami untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak,”

lanjut dia

.

Pengaruh Pola Belajar Modern pada Kualitas Pendidikan Anak Yatim

Komitmen terhadap pendidikan modern tidak hanya terlihat dari infrastruktur, tetapi juga dari peningkatan kualitas pengasuhan. Tim pendidik di panti asuhan ini menggunakan metode pengajaran yang berfokus pada pembelajaran aktif dan kolaboratif, serta mengintegrasikan bahasa asing ke dalam kurikulum sejak usia dini. “Program bilingual yang kami terapkan telah membantu sebagian besar anak-anak bisa berbicara bahasa Inggris secara lancar, bahkan sebelum masuk ke jenjang pendidikan formal,”

terangkahkan Ferry

.

Adapun keberhasilan ini bukan hanya karena peran panti asuhan, tetapi juga dukungan dari berbagai pihak, termasuk MNC Vision Network dan MNC Peduli. Kedua perusahaan ini berperan dalam menyediakan alat pendidikan, pelatihan bagi pengasuh, serta bantuan biaya untuk program latihan dan pengembangan diri anak-anak. “Dukungan ini menjadi katalisator penting untuk memastikan anak-anak memiliki peluang yang setara dengan anak-anak lain,”

kata Ferry

.

Menurut data terkini, sekitar 40 persen dari anak-anak yang berada di panti asuhan ini telah mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi ke jenjang SMA atau perguruan tinggi. Ferry menambahkan bahwa keberhasilan ini juga tergantung pada kemampuan anak-anak untuk menguasai keterampilan dasar, seperti komunikasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi. “Topics Covered ini bukan sekadar mengenai metode belajar, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun kemandirian anak-anak sejak dini,”

ujarnya

.

Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pendekatan modern dalam pendidikan bisa menjadi solusi efektif untuk mengatasi tantangan yang dihadapi anak yatim piatu. Ferry Aryanto mengatakan, MNC Vision Network dan MNC Peduli terus berupaya memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sekolah, lembaga nirlaba, dan komunitas lokal, untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif. “Ini adalah awal dari banyak hal yang akan dilakukan. Kami berharap Topics Covered ini bisa menjadi contoh bagi panti-panti lain untuk mengejar inovasi,”

terangkahkan Ferry

.

Leave a Comment