Sports

Marc Marquez Ngaku Tak Masalah Bayar Pajak Selangit di Spanyol, Tolak Pindah ke Andorra

Foto : Jessica Martinez - partaiberita.com

Marc Marquez Ngaku Tak Masalah Pajak Tinggi di Spanyol

Partaiberita.com – Marc Marquez Ngaku Tak Masalah dengan situasi perpajakan yang berlaku di Spanyol. Pembalap Ducati Lenovo Team ini secara terbuka menyatakan bahwa dirinya tidak keberatan membayar pajak dengan tarif yang terbilang cukup tinggi di tanah Spanyol. Meskipun tarif pajak di negara tersebut tergolong tinggi, Marquez tidak merasa terbebani dengan kewajiban tersebut. Ia bahkan mengungkapkan bahwa keputusannya untuk tetap tinggal di Spanyol merupakan pilihan pribadi yang matang.

Sebagaimana diketahui, beberapa pembalap MotoGP lebih memilih menetap di Andorra, sebuah negara kecil yang berada di antara Spanyol dan Prancis. Wilayah tersebut menerapkan tarif pajak yang jauh lebih ringan dibandingkan dengan aturan di Spanyol. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa banyak atlet dan profesional memilih untuk pindah ke Andorra demi efisiensi keuangan mereka.

Detail Pajak di Spanyol dan Andorra

Di Spanyol, mereka yang memiliki penghasilan melebihi 300 ribu Euro atau setara Rp6,1 miliar akan dikenakan pajak sebesar 47 persen. Angka ini memang terdengar cukup besar bagi banyak orang. Namun, Marquez tidak merasa terbebani dengan kewajiban tersebut. Ia menyadari bahwa ia juga mendapatkan pendapatan yang tidak sedikit, sehingga pajak yang dibayarkan masih memungkinkan ia memiliki cukup uang untuk kebutuhan hidup dan investasi.

Saya paham dengan orang-orang yang ingin pindah dan mereka bebas untuk melakukannya. Tapi, ini hanya opini pribadi saya, saya merasa bebas tinggal di mana pun saya mau.

Ungkapan ini menunjukkan bahwa Marquez menghormati setiap keputusan yang diambil oleh rekan-rekan pembalapnya. Ia tidak akan menghakimi para pebalap lain yang memutuskan untuk mengambil jalan berbeda. Setiap orang memiliki hak untuk memilih tempat tinggal sesuai dengan preferensi masing-masing, tanpa perlu merasa bersalah atau dihakimi oleh pihak lain.

Motivasi Marquez Tetap di Spanyol

Alasan utamanya sederhana. Marquez menyadari bahwa ia juga mendapatkan pendapatan yang tidak sedikit, sehingga pajak yang dibayarkan masih memungkinkan ia memiliki cukup uang. Selain itu, ia merasa nyaman dengan situasi saat ini dan tidak merasa perlu berpindah ke negara lain hanya karena alasan perpajakan.

Jadi, tentu saja, fakta saya mendapat (banyak uang), dan jika saya bayar pajak, saya masih punya banyak (uang).

Pria berusia 33 tahun tersebut menambahkan bahwa keputusannya untuk tetap tinggal di Spanyol merupakan pilihan pribadi. Ia merasa nyaman dengan situasi saat ini dan tidak merasa perlu berpindah ke negara lain hanya karena alasan perpajakan. Marquez juga menyebutkan bahwa ia memiliki banyak koneksi dan dukungan di Spanyol yang membuatnya merasa seperti di rumah sendiri.

Ungkapan ini dinukil dari Crash pada Minggu (26/7/2026). Marquez menegaskan bahwa setiap orang memiliki hak untuk memilih tempat tinggal sesuai dengan preferensi masing-masing, tanpa perlu merasa bersalah atau dihakimi. Keputusan ini juga mencerminkan kedewasaan dan kepercayaan diri Marquez dalam menghadapi tantangan hidup.

Sebagai salah satu pembalap paling sukses dalam sejarah MotoGP, Marquez telah membuktikan bahwa ia mampu bersaing di level tertinggi. Dengan pengalaman dan prestasi yang dimilikinya, Marquez tidak perlu khawatir tentang tarif pajak yang berlaku di Spanyol. Ia yakin bahwa pendapatan yang diterimanya akan tetap mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup dan mendukung karir balapnya di masa depan.

Leave a Comment