Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung Diperkirakan Rampung 3 Hari
Jakarta, 29 Mei 2026
Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung telah dimulai dan diperkirakan akan selesai dalam tiga hari, setelah terjadi kerusakan konstruksi saluran air di bawah jalan tersebut. Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Santo, memberikan keterangan bahwa kegiatan perbaikan akan berlangsung secara intensif untuk memastikan aksesibilitas warga terjaga sebelum musim hujan berikutnya. Area Jalan Raya Lenteng Agung yang ambles, terutama di sekitar wilayah Jagakarsa, menjadi perhatian utama karena sering menjadi titik rawan di kota ini.
“Pihak kami sudah menyiapkan perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung dengan menggunakan box culvert beton yang berukuran 2 meter lebar dan 16 meter panjang sebagai pengganti saluran air yang rusak. Waktu estimasi pengerjaan adalah dua hingga tiga hari, tergantung dari tingkat kesulitan pekerjaan,” jelas Santo saat memberikan pernyataan resmi kepada media.
Kerusakan pada Jalan Raya Lenteng Agung terjadi sejak Kamis (28/5/2026) malam, yang menyebabkan bagian jalan retak dan mengalami penyusutan konstruksi. Santo mengungkapkan bahwa penyebab utama dari peristiwa ini adalah saluran air yang lama tidak terawat, sehingga rentan terhadap tekanan air hujan. Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung tidak hanya fokus pada penyumbatan retakan, tetapi juga pada penggantian struktur saluran air yang lebih tahan lama.
Penyebab Kerusakan Jalan Lenteng Agung
Kerusakan Jalan Ambles di Lenteng Agung telah menjadi permasalahan berulang selama beberapa tahun terakhir. Menurut Santo, masalah ini disebabkan oleh konstruksi saluran air yang sudah usang dan kurang optimal dalam menampung air hujan. Area tersebut terletak di dekat jalur drainase utama, sehingga saat curah hujan tinggi, aliran air bisa menggerus dasar jalan. Hal ini berdampak pada kerusakan permukaan jalan yang sering memicu kemacetan dan kesulitan warga sekitar.
“Saluran air yang rusak merupakan bangunan lama yang mengalami penyusutan konstruksi karena pengaruh musim hujan. Kami sudah memperkirakan risiko ini sebelumnya, tetapi kejadian yang terjadi lebih cepat dari ekspektasi. Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung harus segera dilakukan untuk mencegah kondisi memburuk,” tambah Santo.
Proses Pengerjaan dan Waktu Estimasi
Proses perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung melibatkan beberapa tahap, mulai dari survei dan persiapan alat, hingga penggalian dan pemasangan box culvert. Tim dari Dinas SDA DKI Jakarta bekerja dengan cepat untuk meminimalkan dampak pada kegiatan sehari-hari warga. Rencananya, pekerjaan akan dilakukan sepanjang malam hari, karena jadwal operasional saluran air biasanya tidak mengganggu lalu lintas saat jam sibuk.
Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, menyatakan bahwa proyek ini bertujuan untuk memperkuat sistem drainase kota sehingga tidak lagi terjadi kerusakan akibat air hujan. Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung akan menggunakan teknologi modern untuk memastikan keberlanjutan hasil kerja. Proses ini diprediksi selesai dalam 2–3 hari, dengan harapan warga dapat kembali menggunakan jalan tersebut tanpa hambatan.
“Kami sudah mengirimkan tim untuk mengecek kondisi di lapangan dan memastikan semua peralatan siap digunakan. Proses perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung akan dimulai pada Jumat (29/5/2026) malam, sehingga warga bisa menikmati hasilnya sebelum akhir pekan,” kata Santo.
Dampak pada Lingkungan dan Masyarakat
Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung dinilai sangat penting untuk menghindari dampak lebih besar terhadap masyarakat sekitar. Jalan tersebut sering digunakan oleh warga untuk mengakses pusat perbelanjaan, sekolah, dan tempat kerja. Santo mengatakan bahwa selama pekerjaan berlangsung, akses jalan akan dibuka secara terbatas, dan warga diminta untuk bersabar. Setelah selesai, Jalan Raya Lenteng Agung akan kembali normal dan aman untuk digunakan.
